HENTIKAN IMUNISASI

Stop Kill Indonesian's Kids with Vaccine

GUNUNG KAPUR MELEDAK

Prediksi 7 s.d 10 Juli 2016

13 Permintaan Anak

Permintaan Yang Tak Pernah Diucapkan

Ice Cube

Convert Into Muslim

Senin, 13 Januari 2014

Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang

Perang 5 Hari 5 Malam di Palembang berlangsung dari tanggal 1 Januari sampai dengan 5 Januari 1947, berikut adalah kronologisnya, cekidot...

1 Januari 1947


Dari RS. Charitas terjadi rentetan tembakan disusul oleh ledakan-ledakan dahsyat kearah kedudukan pasukan kita yang bahu membahu dengan Tokoh masyarakat bergerak dari pos di Kebon Duku (24 Ilir Sekarang) mulai dari Jalan Jenderal Sudirman terus melaju kearah Borsumij, Bomyetty Sekanak, BPM, Talang Semut.



2 Januari 1947


Diperkuat dengan Panser dan Tank Canggih Belanda bermaksud menyerbu dan menduduki markas Tentara Indonesia di Masjid Agung Palembang. Pasukan Batalyon Geni dibantu oleh Tokoh Masyarakat bahu membahu memperkuat barisan mengobarkan semangat jihad yang akhirnya dapat berhasil mempertahankan Masjid Agung dari serangan sporadis Belanda. Pasukan bantuan belanda dari Talang Betutu gagal menuju masjid agung karena disergab oleh pasukan Lettu. Wahid Luddien sedangkan pada hari kedua Lettu Soerodjo tewas ketika menyerbu Javache Bank. Diseberang ulu Lettu. Raden. M menyerbu kedudukan strategis belanda di Bagus Kuning dan berhasil mendudukinya untuk sementara. Bertepatan dengan masuknya pasukan bantuan kita dari Resimen XVII Prabumulih



3 Januari 1947


Pertempuran yang semakin sengit kembali memakan korban perwira penting Lettu. Akhmad Rivai yang tewas terkena meriam kapal perang belanda di sungai seruju. Keberhasilan gemilang diraih oleh Batalyon Geni pimpinan Letda Ali Usman yang sukses menghancurkan Tiga Regu Kaveleri Gajah Merah Belanda. Meskipun Letda Ali Usman terluka parah pada lengan.

Pasukan lini dua kita yang bergerak dilokasi keramat Candi Walang (24 Ilir) menjaga posisi untuk menghindari terlalu mudah bagi belanda memborbardir posisi mereka. Sedangkan pasukan Ki.III/34 di 4 Ulu berhasil menenggelamkan satu kapal belanda yang sarat dengan mesiu. Akibatnya pesawat-pesawat mustang belanda mengamuk dan menghantam selama 2 jam tanpa henti posisi pasukan ini.

Pada saat ini pasukan bantuan kita dari Lampung, Lahat dan Baturaja tiba dikertapati namun kesulitan memasuki zona sentral pertempuran diareal masjid agung dan sekitar akibat dikuasainya Sungai Musi oleh Pasukan Angkatan Laut Belanda.

4 Januari 1947


Belanda mengalami masalah amunisi dan logistik akibat pengepungan hebat dari segala penjuru oleh tentara dan rakyat, sedangkan tentara kita bantuan dari Tokoh masyarakat dan pemuka adat yang mengerahkan pengikutnya untuk membuka dapur umum dan lokasi persembunyian serta perawatan umum.

Pasukan Mayor Nawawi yang mendarat di keramasan terus melaju ke pusat kota melalui jalan Demang Lebar Daun. Bantuan dari pasukan ke masjid agung terhadang di Simpang empat BPM, Sekanak, dan Kantor Keresidenan oleh pasukan belanda sehingga bantuan belum bisa langsung menuju kewilayah charitas dan sekitar.




5 Januari 1947


Pada hari ke Lima panser belanda serentak bergerak maju kearah Pasar Cinde namun belum berani maju karena perlawanan sengit dari Pasukan Mobrig kita pimpinan Inspektur Wagiman dibantu oleh Batalyon Geni. Sedangkan pasukat belanda dijalan merdeka mulai sekanak tetap tertahan tidak mampu mendekati masjid agung. Akibat kesulitan tentara belanda dibidang logistik dan kesulitan yang lebih besar pada pihak kita pada bidang amunisi akhirnya dibuat kesepakatan untuk mengadakan Cease Fire
Pasukan dari Kebun Duku diperintahkan untuk menyerang Jalan Jawa lama dan 11 Siang telah menyusun barisan berangkat ke kenten. Tiba-tiba dalam perjalanan Kapal Belanda menembaki rumah sekolah yang dihuni oleh Batalyon Geni dan Laskar Nepindo sehingga pihak kita mengalami banyak kerugian dan korban jiwa.

Dalam Cease Fire TKR dan laskar serta badan-badan perlawanan rakyat diperintahkan mundur sejauh 20 KM dari kota palembang atas perintah Komandan Divisi II Kolonel Bambang Utoyo. Sedangkan dikota palembang hanya diperbolehkan pasukan ALRI dan unsur sipil dari RI yang tinggal.






Krangrang: Bagaimana Televisi Merusak Pikiran Anda?

Krangrang: Bagaimana Televisi Merusak Pikiran Anda?: ( Effects of TV on the Brain )  TV mempunyai segala sesuatu yang diperlukan untuk memprogram pikiran Anda!  Alam bawah sadar And...

Minggu, 12 Januari 2014

Histories Of 1 January

Tahun Baru

Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM. Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh pada tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.

Ada apa di tanggal 1 Januari lainnya, cekidot...
1 Januari 45 SM
1 Januari 630 M
1 s/d 5 Januari 1947


History Of 1 January (2)

1 Januari 630

Peristiwa ini terjadi pada 10 Ramadhan 8 H atau 1 Januari 630 dimana Nabi Muhammad SAW beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah dan korban sedikitpun, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. Peristiwa ini dikenal dengan Fathul Mekah

History of 1 January (1)

1 Januari 45 SM 

kalender Julian berlaku yang pertama kali, Kalender Julius atau Kalender Julian diusulkan oleh astronom Sosigenes, diberlakukan oleh Julius Caesar sejak 1 Januari 45 sebelum Masehi. Setiap 3 tahun terdapat 365 hari, setiap tahun ke-4 terdapat 366 hari. Terlambat 1 hari dari ekuinoks setiap 128 tahun.

Kalender ini merupakan tahun syamsiah (matahari) dengan jumlah hari tetap setiap bulannya, dan disisipi satu hari tiap 4 tahun untuk penyesuaian panjang tahun tropis. Kalender ini digunakan secara resmi di seluruh Eropa, sampai kemudian diterapkannya reformasi dengan penggunaan Kalender Gregorius pada tahun 1582 oleh Paus Gregorius XIII. Britania Raya baru mengimplementasikan pada tahun 1752, Rusia baru pada tahun 1918 dan Yunani baru pada tahun 1923. Gereja Ortodoks sampai sekarang tetap menggunakan Kalender Julius sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru berbeda.

Era sebelum tahun 45 SM, dinamakan "era bingung", karena Julius Caesar menyisipkan 90 hari ke dalam kalender tradisional Romawi, untuk lebih mendekati ketepatan pergantian musim. Penyisipan ini sedemikian cerobohnya sehingga bulan-bulan dalam kalender itu tidak lagi tepat. Akhirnya dengan saran Sosiogenes, seorang astronom dari Aleksandria, Caesar menetapkan kalendernya menjadi 12 bulan, masing-masing dengan jumlah hari tertentu seperti sekarang, dengan penetapan tahun kabisat setiap 4 tahun, dengan keyakinan bahwa panjang 1 tahun surya adalah 365,25 hari saat itu. Dengan cara ini setiap 128 tahun, kalender ini kebanyakan satu hari.

Sejak meninggalnya Caesar, penerapan tahun kabisat salah terap. Kabisat diberlakukan tiap menginjak tahun ke-4, jadi 3 tahun sekali. Keadaan ini konon dibetulkan kemudian oleh Kaisar Agustus, dengan meniadakan semua hari kabisat dari tahun 8 SM sampai tahun 4 Masehi. Setelah itu kalender Julius berfungsi dengan jauh lebih baik.

Baca Juga 1 Januari yang lain


Sumber: Wikipedia

Minggu, 05 Januari 2014

Saddam membantai Syiah

Di era tahun 80-90 an tidak banyak orang yang tidak paham mengapa presiden Irak (Alm) Saddam Hussein membunuh sebagian rakyatnya sendiri, sehingga berjuta-juta orang mengecam, cacian dan sumpah serapah dilontarkan kepadanya

Dua puluh tahun kemudian, terungkap bahwa orang – orang yang dibunuh oleh Saddam tersebut adalah penganut mazhab Syiah di negerinya. Selama lebih dari dua dekade, kenyataan itu dilindungi dan disembunyikan oleh media Barat .

Sudah lama Saddam mengetahui akan bahaya syi'ah, di zamannya berbondong-bondong penganut Syiah dari Iran masuk ke negerinya . Jika hanya sekadar tinggal, mungkin Saddam tidak akan begitu peduli, namun para pengikut mazhab
Syiah merusak semua tata cara kehidupan yang sudah ada di Irak terutama dengan konsep kahwin mut’ahnya – yang memang tak ada bedanya dengan pelacuran.

Saddam juga curiga dengan penduduk Syiah Irak yang cenderung menyokong kerajaan Syiah Iran. Saddam yakin mereka tidak akan memperlihatkan kesetiaan kepada Irak karna faham mazhab melebihi patriotisme kenegaraan.

Perang dengan Iran yang selalu Saddam sebut sebagai mewakili dunia sunni dan arab di Timur Tengah menambahkan curiga Saddam kepada pengikut Syiah.

Di rantau Timur Tengah sendiri , satu – satunya negara yang menyadari kehadiran Iran sebagai negara Syiah adalah Irak. Saddam memerintah hampir bersamaan dengan Khomeini pada tahun 1979 dari awal sudah melihat pengaruh besar Iran ke Iraq dan negara-negara Arab yang lain .

Sejarah juga menunjukkan bahawa Iran adalah antara negara yang kemudian mendesak PBB untuk memerangi Saddam.

Beberapa ulama di Tanah Arab mengambil kesimpulan bahawa Saddam mati dalam keadaan khusnul khatimah.

(Berbagai sumber)

Sabtu, 04 Januari 2014

BAHAYA BEGADANG

Begadang kadang menjadi keharusan karena resiko pekerjaan, kadang juga hanya sekedar menjalankan hobby melek sampe pagi, tapi walau bagaimanapun bagi yang suka atau terpaksa begadang  WAJIB baca ini

Penelitian di Uppsala University, Swedia, menemukan bahwa orang-orang yang sering terjaga semalam suntuk memiliki kondisi otak seperti orang yang habis mengalami cedera kepala. Profesor Christian Benedict dari Uppsala University mengatakan, saat tidur, otak membersihkan diri dari zat beracun.

Namun pada mereka yang begadang, otak susah membersihkan diri. Karena itu, kandungan zat NSE (neuron-specific enolase) dan S-100B (S100 calcium binding protein B) dalam darah meningkat.

Pada dasarnya, dua zat ini tak beracun. Keduanya adalah protein yang ditemukan dalam sel-sel dari sistem saraf pusat. Dua zat ini lazim ditemukan pada mereka yang saraf otaknya rusak akibat cedera kepala. Akibat peningkatan kandungan dua zat ini dalam otak, jaringan otak menghilang.

"Otak mereka memang tak persis seperti korban cedera kepala, namun kadar dua zat ini sudah signifikan," ujar Profesor Christian, Selasa, 31 Desember 2013. Dua zat ini biasanya meningkat dalam darah dalam kondisi kerusakan otak. "Kurang tidur dapat meningkatkan proses neurodegenerative. Tidur malam mungkin penting untuk menjaga kesehatan otak," katanya.

Namun penelitian yang dirilis dalam jurnal Sleep ini masih butuh penelitian lanjutan. Di antaranya, pengaruh kurang tidur pada kaum perempuan. Karena, penelitian Profesor Christian hanya melibatkan sedikit responden, 15 orang pria.

Kebiasaan tidur cukup mulai banyak terkikis. Di Inggris, rata-rata jam tidur makin berkurang, tinggal 7 jam sehari. Sembilan dekade lalu, rata-rata jam tidur masih 8 jam sehari. Tidur kurang dari 8 jam tidur bisa menurunkan IQ pada hari berikutnya. Para pekerja malam juga memiliki risiko lebih besar terkena diabetes, bisul, bahkan membuat pernikahan bubar.
luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus