Minggu, 05 Januari 2014

Saddam membantai Syiah

Di era tahun 80-90 an tidak banyak orang yang tidak paham mengapa presiden Irak (Alm) Saddam Hussein membunuh sebagian rakyatnya sendiri, sehingga berjuta-juta orang mengecam, cacian dan sumpah serapah dilontarkan kepadanya

Dua puluh tahun kemudian, terungkap bahwa orang – orang yang dibunuh oleh Saddam tersebut adalah penganut mazhab Syiah di negerinya. Selama lebih dari dua dekade, kenyataan itu dilindungi dan disembunyikan oleh media Barat .

Sudah lama Saddam mengetahui akan bahaya syi'ah, di zamannya berbondong-bondong penganut Syiah dari Iran masuk ke negerinya . Jika hanya sekadar tinggal, mungkin Saddam tidak akan begitu peduli, namun para pengikut mazhab
Syiah merusak semua tata cara kehidupan yang sudah ada di Irak terutama dengan konsep kahwin mut’ahnya – yang memang tak ada bedanya dengan pelacuran.

Saddam juga curiga dengan penduduk Syiah Irak yang cenderung menyokong kerajaan Syiah Iran. Saddam yakin mereka tidak akan memperlihatkan kesetiaan kepada Irak karna faham mazhab melebihi patriotisme kenegaraan.

Perang dengan Iran yang selalu Saddam sebut sebagai mewakili dunia sunni dan arab di Timur Tengah menambahkan curiga Saddam kepada pengikut Syiah.

Di rantau Timur Tengah sendiri , satu – satunya negara yang menyadari kehadiran Iran sebagai negara Syiah adalah Irak. Saddam memerintah hampir bersamaan dengan Khomeini pada tahun 1979 dari awal sudah melihat pengaruh besar Iran ke Iraq dan negara-negara Arab yang lain .

Sejarah juga menunjukkan bahawa Iran adalah antara negara yang kemudian mendesak PBB untuk memerangi Saddam.

Beberapa ulama di Tanah Arab mengambil kesimpulan bahawa Saddam mati dalam keadaan khusnul khatimah.

(Berbagai sumber)

0 comments:

Posting Komentar

sempatkan untuk komentar bentar ya... ;)

luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus