Kamis, 04 Februari 2016

Model pembelajaran berbasis masalah


Problem Based Learning adalah pembelajaran berbasis masalah merupakan sebuah model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. Model ini menuntut peserta didik bekerja dalam tim untuk memecahkan masalah dunia nyata (real world)


Proses belajar siswa diawali dengan mempelajari sebuah masalah yang diberikan yang menuntut mereka untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan tertentu agar dapat memecahkan masalah tersebut


Tujuan Problem Base Learning bukanlah penyampaian sejumlah besar pengetahuan kepada peserta didik melainkan pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah dan pengembangan kemampuan peserta didik untuk secara aktif membangun pengetahuan sendiri




Perbandingan PjBL & PBL


Project Based Learning

  1. memungkinkan keterkaitan antar mata pelajaran
  2. memungkinkan waktu yang lebih panjang (seminggu, sebulan)
  3. tahapan penyelesaiannya dapat bervariasi
  4. ada produk yang dihasilkan


Problem Based Learning

  1. focus pada satu topic permasalahan tertentu saja
  2. memerlukan waktu yang lebih singkat
  3. tahapan penyelesaiannya mengikuti prosedur khusus
  4. produk yang dihasilkan berupa laporan tertulis atau presentasi penyelesaian masalah






PERAN GURU, PESERTA DIDIK, MASALAH DALAM PROBLEM BASED LEARNING


Guru Sebagai Pelatih

  1. Asking about thinking (bertanya  tentang pemikiran)
  2. memonitor pembelajaran
  3. probbing ( menantang peserta didik untuk berfikir )
  4. menjaga agar peserta didik terlibat
  5. mengatur dinamika kelompok
  6. menjaga berlangsungnya proses


Peserta Didik Sebagai  Pemecah Masalah

  1. peserta yang aktif terlibat langsung dalam Pembelajaran
  2. membangun pembelajaran


Masalah Sebagai Awal Tantangan Dan Motivasi

  1. menarik untuk dipecahkan
  2. menyediakan kebutuhan yang ada hubungannya dengan pelajaran yang dipelajari




Tahapan Problem Base Learning

  1. Mengorientasikan peserta didik terhadap masalah, guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan sarana logistik yang dibutuhkan, guru memotivasi siswa untuk terlibat dalam aktifitas pemecahan masalah nyata yang dipilih atau telah ditentukan
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar
  3. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasi tugas belajar yang berhubungan dengan masalah yang sudah diorientasikan pada tahap sebelumnya
  4. Membimbing penyelidikan individual maupun kelompok
  5. Guru mendorong peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang sesuai dan melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan kejelasan yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
  6. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
  7. Guru membantu peserta didik untuk berbagi tugas dan merencanakan atau menyiapkan karya yang sesuai sebagai hasil pemecahan masalah dalam bentuk laporan, video, atau model
  8. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
  9. Guru membantu peserta didik untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap proses pemecahan masalah yang dilakukan

0 comments:

Posting Komentar

sempatkan untuk komentar bentar ya... ;)

luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus