Senin, 26 Oktober 2015

Gue ngga’ ngertiin lo?

Swanish's Love Story Part 19

Keindahan setelah malam valentine kemarin tidak bertahan lama, malam senin Shopie marah-marah itupun baru kata Dona di warung si teteh Anu, belom ketemu Shopie gue
“emang ada masalah apa? kemarin baik-baik aja kayanya..” kata Dona
mungkin gara-gara kemarin, malem minggu bentrok gue sama si Gunawan dirumahnya...” jelas gue, padahal bukan cuma gue yang kerumah dia, ada teman gue juga Deni (juga) sales sukabumi, dan anak sales siang, Oji sama Ale.
“koq bisa...?”
“iya, kata dia kalo hujan gue boleh kerumahnya karena si Gunawan pasti ngga’ bakal kerumahnya, di tempat gue hujan, ngga’ tau mengapa dirumah dia ngga’ hujan...” gue menjelaskan, sedikit berbohong sii gue karena gue yakin Dona pasti menyampaikan cerita gue ini langsung ke Shopie, sebenernya ditempat gue juga ngga’ hujan, emang dasar guenya aja ngga’ bisa mengendalikan rasa kangen gue malam itu, emang dasar gue pengen malam itu mengucapkan selamat ulang tahun langsung kepadanya, tidak menunggu besok tidak melalui telepon. Ulang tahun Shopie adalah 15 Februari.
“si Gunawan katanya marah-marah den, Shopie dimarahin sepanjang jalan di motor... kata Dona, berani banget dia marah-marahin Shopie gue.
Gilaaa, hal ini udah gue duga sebenarnya ketika Shopie pergi berangkat sama si Gunawan, meninggalkan gue, Deni, Oji sama Ale dirumahnya, nasiiib beginilah resikonya jadi orang ketiga, gue cuman seorang kekasih yang tak dianggap.
Biasanya kalo lagi marah Shopie ngga bakal mau nemuin gue, benar saja saat pulang kerja dia ngga menemui gue di warung si teteh Anu, dia berdiri di pinggir jalan, tak mau menoleh sedikitpun kearah gue, mungkin nunggu angkot, mengapa ngga’ pulang bareng gue aja sii neng?.

Rasanya bete di cuekin, gue memberanikan diri menghampirinya, pasti ini gara-gara apa yang terjadi malam minggu kemarin.
"hey, ada apa?.." kata gue berusaha buka celah untuk menghapus setidaknya mengurangi marahnya tetapi dia membuang mukanya jauh sekali ngga’ mau melihat gue, untung ngga’ ada tukang pulung kalo ada bisa di ambil tuh mukanya gara-gara dibuang, jadilah dia perempuan tanpa wajah, mengerikan sekali.
"lo itu Den...selalu ngga’ pernah bisa ngertiin gue..!" katanya dengan nada tinggi dan ketus, muka bete plus mulut manyun itu yang gue dapet, gue terdiam sebentar, benar aja dugaan gue dia marah gara-gara peristiwa malam kemarin.
“maaaf banget neng, kalo emang lo pikir gue melakukan kesalaham...."dia diam aja “lo bilang kalo hujan gue boleh kerumah lo, dirumah gue hujan neng..." gue berusaha menjelaskan duduk persoalannya dengan berbohong lagi, kebohongan yang sama seperti gue bilang sama Dona tadi, padahal dirumah gue gerimis aja ngga’, emang sii pas mo maghrib udah mendung-mendung tapi entah kenapa ngga’ jadi ujannya.
"lo emang ga pernah ngertiin gue.." katanya kali ini dengan nada suara terdengar marah "ga pernah ngerti apa yang gue inginkan...."gue diam mendengar katanya barusan, gue tau neng lo mau kita tetap sama-sama tapi tak mengganggu hubungan lo sama si Gunawan, tapi apa lo pernah nanya gue neng apa yang gue inginkan? gue ingin lo ada si samping gue secara utuh, ngga’ ada orang lain, ngga’ ada si Gunawan, si Salam, si Muhidin dan juga manusia-manusia  ngga penting lainnya yang mengantri dibelakangnya, maaf kalo gue egois...
Nampak mobil angkot melaju ke arah kita, menghampiri, Shopie memberi tanda untuk berhenti diapun naik angkot itu meninggalkan gue ditepi jalan.


Tidak perlu waktu lama untuk membuatnya kembali ceria, kembali tertawa disamping gue, karena gue juga ngga’ terlalu suka bila jauh dari dia, terasa dingin dan hampa. setelah berpuluh-puluh tahun dekat sama dia gue tau bagian-bagian mana lemahnya dia, lewat mana gue kembali bisa meluluhkan dia, puisi adalah salah satu kelemahan dia, selalu jadi senjata ampuh untuk membuat dia kembali, dan dengan puisi yang gue bajak dari majalah itu kembali meluluhkannya dan kita pun berbaikan, kembali mengukir prasasti cinta yang akan dikenang oleh dunia, indah dan abadi seperti ceritanya Romeo-Juliet, Rama-Shinta, Laila- Majmu dan akhirnya Georgeous-Chocolate Banana.

0 comments:

Posting Komentar

sempatkan untuk komentar bentar ya... ;)

luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus