Senin, 26 Oktober 2015

Gerandong Vs Mas Wasri

Swanish's Love Story Part 20
 

"teng, tolong bantu gue ngapa..." kata Joe teman akrab gue disuatu sore saat gue bangun tidur, disampingnya ada Aroel, akhir-akhir kita emang sering kumpul untuk merencanakan sesuatu yang jahat, ternak ikan cupang
Rencananya kejahatan ini akan berlangsung di samping rumah orang tua gue di Kp. Kandang, Cogreg dan pelakunya berempat, Gue, Joe, Arul sebagai penyandang dana dan Andrian sebagai aktor intelektual serta eksekusi cupang dikolam.
"bantu apa bro? " kata gue, ini tumben si Joe minta tolong sama gue
"gue mau married, tapii duitnya masih kurang ini..." katanya, ternyata dia jadi nikah sama pacarnya itu, anak Kreo, Cibadung namanya entik, lucu ya namanya
"gue duit darimana bro? gaji gue aja cuma selembar, itupun abis terus dipotong kasbon..." gue emang ngga’ pernah terima gaji akhir-akhir ini
"kali ada....gue baru dapet duit dua minggu lagi, narik arisan" katanya, ini si Joe kaya ibu-ibu aja ya ngikut arisan, ngga’ kaya gue lelaki sejati ngga’ pernah arisan dong, karena memang gue ngga’ pernah punya duit buat dikumpulin, haha payah dah gue.
“emang perlunya berapa?”
dua juta sii perlunya, tapi sejuta juga kalo ada bolehlah..”katanya dengan muka penuh harap, gue berpikir sejenak, mungkin bisa kali ya gue bantu dia, beberapa kali gue bantu teman gue yang lainnya, Kariem sama Andri yang pinjem duit buat setoran, tapi mereka ngga’ pernah lama paling lama seminggu, duitnya sebenarnya punya agen roti dijalur gue yang biasanya gue pending, setoran hari ini gue buat bayar setoran pendingan begitu seterusnya sampai teman gue bayar itu duit
"bisa aja sii bro, cuman ngga’ bisa lama gue, soalnya ni duit agen, duit muter.." kata gue
"ngga’ lama, dua minggu, begitu dapet arisan langsung gue bayar..." begitu katanya
"oke deh..besok lo kesini lagi ya..."
"oke" kata dia gembira, senang sekali bisa bantu teman, walaupun sebenarnya ini mengorbankan diri gue
Agen yang gue pending setorannya adalah agen Mas Wasri, setorannya 1,4 juta, gue pending sejuta di faktur gue tulis 400 ribu. buat para pembaca ini jangan ditiru ya perbuatan tercela karena mengkhianati kepercayaan yang diberikan perusahaan, termasuk perbuatan orang munafik, gue termasuk orang munafik dong? Ya iyalah, karena salah satu tanda orang munafik itu bila di percaya dia berkhianat, ampuun gustii...oh ya buat Joe kalo kebetulan lo baca buku gue ini lo mesti tau kalo gue masih nganggap lo teman walaupun lo udah beberapa kali khianatin persahabatan kita, dan buat pak Angki ownernya PT Swanish Boga Industri, maaf saya berbuat seperti ini, ini bukan buat saya pribadi tapi untuk nolong teman yang lagi membutuhkan, maaf ya pa, semoga bapak bisa memakluminya.

 Jadi ingat sama mas Wasri, agen roti Swanish yang super waktu itu, order rotinya banyak banget, paling banyak di Jalur gue, tetapi walau demikian dia selalu menghargai gue sama sopir gue dengan tak pernah memberikan apa-apa, luar biasa bukan, haha, parah dah. Pernah sampai ke tempatnya udah hampir subuh, gara-gara gue sama sopir gue sama-sama ketiduran di agen, di tanah tinggi, tepatnya bukan ketiduran tapi sengaja tidur sii, Chevy Dongdot kayanya kurang tidur waktu siang karena terlalu sibuk dengan dunia siang yang jarang dikunjunginya, sedangkan gue emang mata kuyup ngga’ boleh senderan di jok mobil langsung tepar tak berdaya.
Sesampai di Mas Wasri dia menyambut dengan muka rada kurang bersahabat walaupun biasanya memang kaya begitu, gue berbulan-bulan pasang muka manis sama dia and no respons dan akhirnya dia takluk dengan muka manis gue setelah sekitar 4 bulan.
“siang amat Den..” katanya
“iya mas, mogok ni si gerandong..” kata gue, sesuai dengan yang gue rencanakan tadi sama si Chevy, Gerandong adalah sebutan buat mobil kita, mobil paling rombeng di Swanish waktu itu, walaupun kemudian di cat dan dirapihin sana-sini tetap aja dia gerandong haha!!
Mas Wasri tertegun mendengar ucapan gue, mungkin ngga’ percaya kali, sudahlah mas percaya aja, kan ngga mungkinlah kalo gue bilang begini
“iya Mas tadi kita tenggelam dilautan iler..udah minta tolong sama orang-orang ngga’ ada seorangpun yang menolong
Setelah selesai bongkar roti masih ada kebohongan selanjutnya, supaya sukses berbohongnya kata Chevy, kita minta mas Wasri buat bantu dorong
“Mas bantuin dorong ya, ini si Gerandong mogok lagi ngga’ kuat starter...” diapun bantu dorong, haduuh..haduuuh maaf ya Mas Wasri, bukan saya otaknya, Chevy tuu...

0 comments:

Poskan Komentar

sempatkan untuk komentar bentar ya... ;)

luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus