Senin, 26 Oktober 2015

Operasi Otak

Swanish's Love Story Part 9
 

Operasi adalah suatu hal yang menakutkan buat gue, terutama kalo yang dioperasi itu di bagian kepala, saat gue berusaha menyelesaikan buku gue ini gue lagi menunggu jadwal operasi dari RSUP Fatmawati karena ada infeksi dibagian telinga, OMSK istilah kedokterannya, sakit telinga yang gue anggap remeh ternyata sekarang menjadi bahaya karena sudah mendekati otak, Dokter Diana Rosalina, Sp. THT yang menangani gue menyarankan untuk operasi karena kalo tidak bisa bocor ke otak dan akibatnya nanti bisa lumpuh atau bahkan meninggal, na’udzubillahi min dzalika, dioperasi gue takut ngga’ dioperasi juga gue takut, karena sudah 2 minggu gue pulang opname dari rumah sakit tapi badan belom fit juga, naik motor jauh masih mual, kalo banyak aktifitas kepala masih pusing, mudah-mudahan setelah operasi nanti badan jadi normal lagi, aamin.
Tadinya gue mau operasi di bagian otak untuk menetralisir semua kenangan di otak gue tentang Shopie (bisa ngga’ ya?) kayanya ngga jadi deh, Operasi karena infeksi telinga aja menakutkan buat gue, apalagi operasi di bagian otak.
Daripada operasi otak mungkin sebaiknya gue mengunjungi rumah sakit gangguan mental, gue merasa perlu untuk memeriksa gangguan yang terjadi di mental gue saat ini, selalu merasa resah dan gelisah ngga’ jelas, pengen teriak-teriak, pengen lari Jakarta - Bandung ngga’ berhenti. menurut gue penyakit gue ini sudah sangfat akut karena semakin menjadi-jadi setiap hari, gue mesti periksakan mental gue, akhirnya gue memutuskan untuk ke Rumah Sakit Jiwa Mardzuki Mahdi di Cilendek, Bogor, setelah sampai disana ternyata mereka yang dirawat disana itu adalah mereka yang sudah hampir ngga’ bisa dianggap normal lagi, alias sudah gila beneran, gue gila ngga yaa ini..

Otak manusia sangat kompleks, dari semua hal-hal yang pernah dialaminya dan di ingatnya ada yang bisa disembunyikan bila tidak diperlukan dan suatu saat bisa dipanggil lagi bila diperlukan, bayangkan saja bila manusia mengingat semuanya dalam waktu bersamaan, bayangkan bagaimana tersiksanya saat bersama dengan orang yang kita kasihi dan otak kita mengingat barisan para mantan, kalo satu atau dua mungkin bisa, nah kalo mantannya lebih dari sepuluh orang gimana itu, belom lagi ingat sama urusan yang lain seperti motor vario gue yang angsurannya udah nunggak 5 bulan ini, untung aja gue pake Finance yang baik hati jadi motor belum ditarik #laaah mengapa jadi curhat gue.
Bersyukur otak manusia tidak sesimple hardisk komputer yang cukup diinstal ulang saat mulai nge-hang atau terserang virus keren walaupun gue tahu otak gue lagi terserang virus yang bisa self defense, di scan dia ngumpet, di delete dia nangkis. Kalo gue install ulang otak gue kenangan-kenangan indah, kenangan-kenangan menyakitkan hilang semua, gue yakin hal-hal ini akan berguna suatu hari, dan akhirnya berguna hari ini, menjadi sebuah buku, yang mudah-mudahan menarik untuk dibaca, naik cetak, laku dijual, aamin.

Setelah putus dengan Shopie, sebentar deh kata putus cocok ngga’ ya, mengingat dan menimbang hubungan gue sama dia yang ngga’ jelas itu, kata apa ya...ganti aja kalimatnya, gimana kalo LDR, bukannya long Distance Relationship tapi Lo Doang yang Responsip alias cuman gue yang ngerasa sayang ama Shopie, dia mah ngga’ kali...
Setelah gue sama Shopie jauh, gue berusaha menghapus semua kenangan bersama dia, walaupun susahnya setengah mati setengah gosong, karena begitu sangat menyakitkan jauh terpisah dengan dia, menyakitkan sekali disaat kenyataan tidak sama dengan khayal, gue ingin selalu ada didekat dia, kenyataannya dia mengusir gue pergi menjauh, gue ingin terus menatap senyum dia dari pagi sampai malam menjelang, kenyataannya cuma ada kehampaan disana.
Gue ngga’ bisa terus begini, ngga’ sehat buat otak gue, bisa depresi, bisa gila kalo dipikirin terus. Kan lucu kalo entar gue ditanya mengapa lo gila, gue jawab gue gila karena Jenong, orang yang nanya gue pasti heran , koq gila karena Jidat sii, oh, mungkin supaya ngga mainstream kali ya (pinjam kalimat juki ya), betewe emang kalo orang gila ditanya nyambung ya, coba yang pernah gila mohon pencerahannya, heee
I have to move on with someone else, tekad gue, tapi sama siapa ya, ada beberapa yang menarik buat gue dekati, ngga’ seperti Shopie sii, haduuh ngga’ benar dah gue kalo segala sesuatunya selalu dibandingkan dengan Shopie, oke, ada Een, QC Roti tawar, lumayan menarik, nyambung diajak ngobrolnya, ada Neneng anak pastry, cewe’ hitam manis dengan chocochip di pipinya sebelah kanan, ada Asti yang biasa gue panggil meyeng ngga’ tau mengapa, lupa gue alasannya, engga deh Asti di delete aja, dia gebetannya Syahroni, ada Icha, eh ngga juga dia , tukang PHP, bisa-bisa di PHP-in lagi gue, lagian dia mungkin sudah bahagia dengan Cekingnya dan gue ngga pernah jalan dua kali dengan orang yang sama, oh iya ada lagi Encun anak roti tawar temannya Een, sepertinya dia ada feeling sama gue berdasarkan penuturan beberapa temannya, akhir-akhir ini Encun salam-salam terus sama gue lewat temannya Maryunus yang satu shift sama dia, coba apa itu artinya. 
Ada 3 orang berarti, Een, Neneng, dan Encun, pilih salah satu aja, kalo pilih semua gimana? Ngga mungkin, biasanya cewe’ jarang bisa berbagi cinta, ngga’ kaya gue yang bisa bagi-bagi cinta, Cinta sama sama Aba (bokap) cinta sama emi (nyokap) dan adik-adik gue yang enam orang (banyak ya..)
Kalo gue pilih salah satu dari mereka apa nanti dia mau sama gue, cowo’ ngga’ penting dengan wajah ngga’ tampan atau dengan kata lain jelek, item buluk, itu kata beberapa teman gue entah mereka bergurau atau serius waktu mengatakannya, yang pasti gue merasa mereka jujur tentang keadaan gue.

Mendekati mereka ini berarti pe-er yang harus dikerjakan satu persatu.


Een

Een adalah sebuah sosok yang menarik buat gue, ngga terlalu cantik tapi gue merasa nyambung sama dia, dengan pembawaan sedikit serius, kadang suka jutek, dia QC roti tawar di Swanish, kita sering bertemu dan ngobrol kalo kebetulan dia shift malam.
Susah payah gue berusaha menyelusup masuk ke hatinya pelan-pelan tapi malang terhalang oleh tameng besi yang bernama “Pacar”, ternyata Een mempunyai seseorang dihidupnya, walaupun menurut penuturan Ati temannya pacarnya itu timbul tenggelam di hidupnya Een alias hubungan mereka ngga jelas arahnya, kadang pacarnya datang kadang hilang tanpa kabar, oh ya buat Ati yang sekarang sudah ngga’ bersama kita lagi mudah-mudahan tenang di alam sana, dan berada ditempat yang penuh nikmat, aamin.


Neneng

Gagal pedekate dengan Een gue mengalihkan perhatian ke sosok hitam manis dengan chocochip dipipinya, Neneng, dia kerja di bagian produksi pastry, Neneng memanggil gue dengan sebutan A’a, salah satu panggilan abang dalam bahasa sunda, dia adalah cewe’ periang, manja, menyenangkan sekali kalo ngobrol berdua dengannya, suka sekali gue kalo dia pake rok span, apalagi kalo dia lagi bermanja-manja rasanya pengen nendang dah, bujug!
Setelah hampir sebulan berada disampingnya berusaha masuk lebih dalam kehidupnya untuk menjadi lebih dari seorang A’a dihidupnya, gue berkhayal dia memanggil gue A’a tidak hanya sebagai Abang tapi sebagai sebuah panggilan mesra, ternyata dalam perjalanan untuk meraih hatinya ada sesuatu yang membuat gue berhenti untuk melangkah lebih jauh, gue ngga’ merasa nyaman dengannya.


Encun

Encun adalah seorang cewe’ pendiam dan pemalu, dia bagian produksi roti tawar, sebenarnya gue ngga terlalu suka sama Encun, tapi karena…

0 comments:

Poskan Komentar

sempatkan untuk komentar bentar ya... ;)

luvne.com template blogger cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com resep bolu kukus